Posted by : Unknown Kamis, 28 Maret 2013


A.     MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia
Dari segi ilmu eksakta;
Ilmu kimia : manusia kumpulan dari partikel-pertikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.
Ilmu fisika : manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.
Ilmu biologi : manusia makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia.

Dalam ilmu-ilmu sosial;
Ilmu ekonomi: manusia merupaka makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan (homo economicus).
Ilmu sosiologi: manusia makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
Ilmu politik : manusia makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.
Dan lain sebagainya.

1.       Manusia terdiri dari empat unsur
a.       Jasad (yang nampak pada luar, dapat diraba, dan menempati ruang dan waktu)
b.      Hayat (unsur hidup yang ditandai dengan gerak)
c.       Ruh (bimbingan Tuhan, daya yang bergerak secara spiritual)
d.      Nafs (pengertian diri/kesadaran tentang diri sendiri)
2.       Manusia sebagai satu kepribadian mengandung 3 unsur
a.       Id.
b.      Ego
c.       Superego
Hakekat Manusia :
1.       Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
2.       Makhluk ciptaan Tuhan yang palig sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya
3.       Makhluk biokultural yaitu makhluk hayati yang budayawi
4.       Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya
Pengertian Kebudayaan
Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepentingan masyarakat.
Kebudayaan merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang berguna untuk interpretasi dan pemahaman lingkungan agar memenuhi segala kebutuhan serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri. Para ahli mengemukakan 7 unsur kebudayaan yaitu religi, sistem kemasyarakatan, sistem peralatan, sistem mata pencaharian hidup, sistem bahasa, sistem pengetahuan dan seni.
Kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain :
1.       Sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan ,norma peraturan dan sejenisnya. Bersifat abstrak berada dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup
2.       Sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan dari manusia dalam masyarakat
3.       Kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia
Kebudayaan bisa berubah-ubah, tidak ada kebudayaan yang statis karena setiap perubahan kebudayaan mengandung dinamika/perubahan akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.

B.      MANUSIA DAN CINTA KASIH
Pengertian
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia (WJS Poerwadarminta). Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang. Ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.
Dr. Sarlito.W.Sarwono mengatakan bahwa cinta memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman dam kemesraan.
Sedangkan didalam kitab suci Al-Quran ditemui adanya fenomena cinta yang tersembunyi dalam jiwa manusia. Memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi (cinta kepada Allah, Rosulullah dan berjihad dijalan Allah), menengah (cinta kepada orangtua, anak, istri/suami dan kerabat), rendah (cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal).

Kasih Sayang
Perasaan sayang, cinta atau suka kepada seseorang. Kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan dalam rumah tangga. Kasih sayang pertumbuhan dari cinta. Secara sadar atau tidak dari masing-masing pihak dituntut tanggungjawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, pengertian, terbuka sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Salah satu unsur kasih sayang tidak boleh hilang karena bisa meretakan keutuhan rumah tangga.
Kemesraan
Mesra yang berarti perasaan simpati dan akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita. Kemesraan pada dasarnya merupakan wujud kasih sayang yang mendalam.
Pemujaan
Salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual.

Belas Kasihan
Dalam surat Yohanes ada 3 macam cinta. Cinta Agape (cinta manusia kepada Tuhan), cinta Philia (cinta kepada ibu bapak dan saudara), cinta Erros atau Amor (cinta antara pria dan wanita). Cinta terhadap sesama merupakan perpaduan cinta agape dan philia. Cinta sesama ini diberikan istilah belas kasihan untuk membedakan antara cinta kepada orangtua, pria-wanita, dan Tuhan. Dalam cinta sesama diberi istilah belas kasihan karena bukan karena paras, kaya, melainkan karena penderitaannya.

ARTIKEL KEBUDAYAAN
Bali memang menarik untuk dikunjungi. Selain memiliki pesona pemandangan alam, Pulau Dewata juga kaya akan tradisi budaya dan adat istiadat. Tidak heran, karena memang masyarakatnya masih berpegang teguh pada adat istiadat yang dijadikan sebagai kearifan lokal. Salah satu tradisi yang menarik adalah Ngerebong yakni sebuah tradisi unik di desa Pekriman, Kesiman Denpasar. Setidaknya setiap 8 hari setelah Hari Raya Kuningan yakni Redite Pon Wuku Medangsia menurut penanggalan kalender Bali tradisi sakral ngerobong ini dilaksanakan.

Ngerebong sendiri berasal dari kata ngerebong yang artinya berkumpul. Masyarakat setempat percaya bahwa pada hari ngerobong adalah hari dimana para dewa berkumpul. Pusat dari tradisi ini dilakukan di Pura Petilan daerah Kesiman Denpasar. Biasanya jalan-jalan akan ditutup penuh mengingat tradisi ini dianggap sakral. Sebelum acara puncak dimulai biasanya masyarakat sudah memenuhi area acara dengan adanya beberapa suguhan seperti alunan musik tradisional, bunga-bungaan dalam tempayan cantik, serta penjor-penjor. Masyarakat  mengawali upacara ini dengan sembahyang di Pure tersebut. Suasana semakin riuh ditambah dengan adanya acara adu ayam di wantilan (bangunan menyerupai bale-bale).

Puncak acara dari tradisi Ngerebong ini ditandai dengan penyisiran jalan oleh pecalang (polisi adat setempat). Kemudian para pemedek keluar dari pura untuk melanjutkan ritualnya dengan mengelilingi wantilan tempat adu ayam tadi sebanyak 3 kali putaran. Pada saat mengitari wantilan beberapa pemedek akan mengalami kesurupan/kerasukan dengan berteriak, menggeram, menangis sambil menari diiringi alunan musik tradisional.

Selama kerasukan pemedek melakukan tindakan berbahaya seperti menghujamkan keris pada dada, leher, bahkan ubun-ubun. Namun anehnya tidak satupun pemedek yang berdarah akibat hujaman keris tadi. Ritual ini dinamakan ngurek. Konon mengapa pemedek tadi tidak berdarah meskipun telah dihujamkan keris berkali-kali adalah karena adanya kekuatan magis dari roh yang menguasai tubuh pemedek. Selain para pemedek, ada juga barong dan rangda yang ikut menari dalam ritual ini. ritual ini akan berakhir saat matahari tenggelam. Roh-roh tadi dipulangkan kealamnya dengan menggiring para pemedek ke dalam pura yang disana telah ada seorang Pemangku. Pemangku tadi yang memiliki kuasa apakah roh tetap tinggal atau pergi. Kemudian setelah roh-roh keluar dari jasad pemedek, dilanjutkan dengan tarian dewa yang menjadi penutup tradisi ngerebong ini. Upacara Ngerebong itu sendiri bertujuan untuk mengingatkan umat hindu melalui ritual sakral tadi untuk terus memelihara keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia dan manusia dengan alam. Tidak jelas asal-usul dari tradisi Ngerebongan ini, namun masyarakat sekitar terus mempertahankan tradisi ini sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Bali memang kaya akan tradisi, hal itulah yang membuat Pulau Dewata ini menjadi menarik untuk dikunjungi. Tradisi Ngerebong ini pun tidak hanya tertutup untuk masyarakat Bali saja, melainkan juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan. Namun untuk bisa menikmati keunikan tradisi tersebut, Anda diharuskan memakai pakaian tradisional khas Bali. Menarik bukan?



Sumber : http://palingindonesia.com/ngerebong-tradisi-unik-dari-kesiman/



Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © My Live at Gunadarma University - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -